Vonis Hari Ini APBD Tomohon, Epe Berharap Keadilan

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Perkembangan sidang  kasus korupsi APBD Kota Tomohon 2006‑2008 semakin menarik. Menjelang putusan terhadap terdakwa Frans Sambouw dan Yan Lamba,  pernyataan spesial diungkapkan Mantan Wali Kota Tomohon Jefferson Rumajar.

Ditemui di Lapas Manado, Sabtu (3/11/2012),  Epe, sapaan akrabnya Jefferson Rumajar mengatakan, tujuan melaporkan kasus ini  sebenarnya ingin mengungkap di depan persidangan bahwa banyak pihak yang menikmati uang APBD Kota Tomohon sebesar Rp 33 miliar lebih.

Epe menilai ada campur tangan pihak tertentu sehingga proses peradilan kasus korupsi tersebut hanya berhenti  pada mereka bertiga (Frans Sambouw, Yan Lamba) dan Johny Mambu (berkas terpisah) saja. Menurutnya, ada orang tertentu yang juga menikmati uang APBD tersebut takut keterlibatannya terungkap dalam persidangan.

“Bagaimana para saksi (saksi yang memberatkan) yang dihadirkan oleh JPU sudah menyatakan dengan jelas bahwa membawa uang ke Frans dan Yan pada waktu saya ada di luar negeri dan di luar daerah. Masa tidak percaya dengan saksi yang mereka hadirkan?” kata Epe. “Apa yang saya sampaikan dapat saya buktikan.  Saya tidak memfitnah karena punya saksi dan bukti. Saya akan sampaikan di depan pengadilan, kalo ini saya harus pertanggung jawabkan ucapan saya,” tegas Epe yang merasa seperti ditikam dari belakang.

Epe masih berharap keadilan menyertainya dalam kasus ini. “Saya masih berharap objektivitas dan independensi dari hakim sebagai benteng terakhir untuk saya mendapatkan keadilan,” tandas Epe.
Sidang  putusan kasus APBD Kota Tomohon tahun anggaran 2006‑2008 diagendakan berlangsung,  Senin (5/11) di PN Manado. Hal itu diakui Humas PN Manado, Novrry T Oroh SH, Minggu (4/11/2012).

Agenda vonis hakim pada Kamis (1/11) lalu ditunda karena musyawarah majelis hakim belum selesai. Dalam sidang tuntutan pekan lalu,  kedua terdakwa dituntut dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan penjara. Seperti diketahui, kasus yang menyeret terdakwa Frans Sambouw dan Yan Lamba karena adanya laporan dari  Jefferson Rumajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s