Tragisnya Nasib Mendieta Peringatan Bagi PSSI

https://i1.wp.com/l3.yimg.com/bt/api/res/1.2/32MaztXO27mUF.WtQ3_LUQ--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNzA7cT04NTt3PTQzNg--/http://media.zenfs.com/id_ID/News/Tribune_News/Diego-mendieta.jpg

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Wafatnya Diego Mendieta mantan pemain Persis Solo versi Badan Liga Indonesia (BLI), mengundang keprihatinan tersendiri bagi Mantan Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Kasus terkatung-katungnya gaji Mendieta, sakit yang diderita sang pemain hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit seharusnya bisa menjadi peringatan bagi PSSI. “Ini peringatan untuk PSSI,” tegas pria yang akrab disapa Rudy itu kepada wartawan di Solo, Selasa (04/12/2012).

Striker asing asal Paraguay itu meninggal dunia di RS Dr Moewardi Solo setelah menderita sakit dalam beberapa bulan belakangan ini. Parahnya Mendieta tak mampu membayar biaya perawatan di rumah sakit karena gaji plus bonusnya selama empat bulan sebagai pemain di Persis Solo belum juga dilunasi pihak klub. Karier Mendieta harus berakhir tragis di RS Moewardi.

Rudy yang juga pernah masuk dalam keanggotaan Komite Normalisasi PSSI ini berharap PSSI selaku induk olahraga sepak bola di Indonesia bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan baik.

Akibat adanya konflik dan semrawutnya pengelolaan olahraga terpopuler di Indonesia ini akhirnya pemainlah yang menjadi korban. “Masalah ini harus ditangani oleh PSSI dengan baik,” tegasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s