Bentrok Kampung, Wanga dan Picuan Memanas

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG – Situasi Desa Picuan dan Wanga memanas, Selasa (15/1/2013).

Panasnya situasi tersebut, berawal dari penganiayaan yang dialami Powel warga Wanga yang dianiaya di Desa Picuan oleh beberapa warga,seusai mengantar penumpang.

Setelah kejadian tersebut, warga wanga berjaga di jalan masuk antara Wanga dan Picuan, dan tidak mengizinkan warga masuk atau keluar dari Picuan, termasuk kendaraan, sampai warga Picuan menyerahkan pelaku penganiayaan.

Pada Selasa (15/1), menurut informasi, warga Picuan melakukan penebangan banyak pohon cengkih di perkebunan milik warga Wanga yang letaknya dekat Desa Picuan.”Memang ada tanaman cengkih yang dipotong milik warga Wanga yang dipotong oleh warga Picuan,” jelas AKP Alex Senewe Kapolsek Motoling.

Beberapa warga dari dua kubu yaitu warga Picuan dan Wanga berkumpul di desa mereka masing-masing yang terlibat emosi, kemudian hendak bentrok, dengan membawa senjata tajam berupa parang, tombak, bambu runcing, panah wayer, senapan angin, dan batu.

“Warga Picuan sudah masuk hingga ke kubur dekat daerah Wanga, dan kemudian diadang oleh warga Wanga, sehingga terjadi bentrok, dan kejar mengejar, hingga warga Picuan mundur sampai ke daerah dekat Picuan, dan saling bertahan di situ,” jelas warga yang enggan menyebutkan nama.

Bentrok terjadi, saling menyerang menggunakan senjata tersebut, ada petugas dari kepolisian yang berjaga, namun tidak menyurutkan niat mereka bentrok.”Tapi perlahan bisa direda,” jelas Senewe.

Menurut informasi yang diterima, dari kubu Wanga ada dua warga dan satu dari Picuan yang terkena peluru senapan angin dan panah wayer.”Sudah dibawa ke puskesmas terdekat, informasi ada satu warga Wanga yang terluka, namun belum sampai di Wanga,” ujar warga.

Hingga saat ini, petugas dari Polsek dan Polres tengah berjaga di antara dua desa.”Ya kami melakukan penjagaan, dengan pasukan dari Polres yang sudah datang dari tadi siang,” jelas AKBP Iis Kristian SIK Kapolres Minsel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s