Teror Bom di Gereja, Umat di Ambon Diminta Tenang

AMBON, KOMPAS.com – Umat Katolik di Maluku khususnya Kota Ambon diminta tenang dan tidak terprovokasi dengan adanya ancaman bom di Gereja Katedral Ambon, Senin malam. Imbauan ini disampaikan Pator Paroki Gereja Katedral Ambon, Theo Amelwatin kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/1/2013).

“Kita meminta agar umat Katolik di mana pun berada khususnya di Kota Ambon agar dapat tenang dan tidak terprovokasi dengan adanya ancaman teror bom ini,” kata Theo.

Theo mengungkapkan, saat ini kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian, sehingga umat dapat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang. “Kasus ini kan sudah ditangani aparat berwajib sehingga mari kita serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwajib,” ungkapnya.

Dijelaskan Theo, pihak pastoral tidak ingin berspekulasi siapa pelaku dan motif di balik aksi teror tersebut, karena kasus ini sudah ditangani aparat kepolisian. Theo juga meminta kepada aparat berwajib agar dapat meningkatkan pengamanan lagi terhadap Gereja Katedral pascateror bom tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, ancaman bom ini diterima Theo melalui telepon selularnya, dari nomor gelap 081247680913 pada Selasa (29/1/2013) malam, sekitar pukul 22.15 Wit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s