Dandim Minahasa : Penyebar Isu Pesawat Jatuh Harus Ditangkap

Ada pesawat jatuh dan mendarat darurat di Tara-tara. Informasi singkat tersebut begitu cepat menyebar di kalangan puluhan kuli tinta (wartawan) Biro Tomohon, Kamis (31/1) sekitar pukul 11.45 Wita ketika sedang melakukan peliputan pelantikan pejabat eselon III di jajaran Pemerintah Kota Tomohon, di Aula Lantai III Kantor Wali Kota oleh Sekretaris Kota Arnold Poli, Kamis (31/1/2013) sekitar pukul 11.45 Wita.

SUASANA
pun menjadi ramai, maklum kejadian seperti itu sangat jarang terjadi di Kota Tomohon, sehingga memicu para wartawan meninggalkan lokasi pelantikan, dan bergegas menuju ke Tara-tara lokasi yang menurut informasi menjadi titik jatuhnya pesawat menggunakan kendaraan roda dua maupun empat, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Tak hanya wartawan saja yang langsung bergegas, dibawah guyuran hujan rintik-rintik dan awan tebal yang menyelimuti Kota Tomohon, tim Badan Penanggulangan Badan Bencana Daerah Kota Tomohon dibawah kendali Eddy Turang, bersama aparat TNI dan Polri juga masyarakat, langsung melakukan penyisiran berbekal peralatan seadanya, seperti perangkat komunikasi HT, motor trail, dan minuman gelas aqua. “Ada dua tim yang sudah saya turunkan untuk melakukan penyisiran, tapi hingga kini hasilnya memang nihil, tak ada tanda-tanda adanya pesawat jatuh,” ungkap Turang, kemarin.

Penyisiran yang dilakukan oleh tim Badan Bencana, TNI, Polri, masyarakat bahkan wartawan menjangkau hingga ke lokasi persawahan, jalan utama menuju TPA Tara-tara, perkebunan warga, hingga ke tebing curam selama kurang lebih 3 jam, namun tak juga menemukan adanya pesawat.

Tak hanya di Tara-tara, informasi jatuhnya pesawat sempat bergeser di daerah Ranotongkor Kabupaten Minahasa, namun setelah di kros cek oleh Kabag Ops Polres Tomohon Kompol Linus Kendek ternyata tidak benar. Jatuhnya pesawat sempat membuat wartawan dan tim pencari yakin benar ada, karena beredar gambar keberadaan pesawat lewat BlackBerry.

Masyarakat yang berada di Kelurahan Tara-tara mengaku terkejut dengan adanya informasi pesawat jatuh, sebab sejak mereka beraktivitas pada pagi hari, tak melihat tanda-tanda adanya kehadiran pesawat seperti suara, maupun bunyi kuat akibat adanya benturan keras. Sehingga mereka pun keluar ke jalan-jalan untuk memantau situasi sekitar. “Saya sudah berputar-putar untuk mendeteksi adanya pesawat jatuh di Tara-tara, tapi ternyata tidak ada. Kalau ada, pasti terlihat jelas, seperti saat pesawat Merpati jatuh disekitar Gunung Lokon puluhan tahun lalu, meski jauh suaranya tetap terdengar hingga di daerah kami,” ujar Bertje Rotikan, warga Tara-tara.

Bertje bersama warga lain sempat memantau lokasi tebing Tamupu (curam) dan persawahan bagian timur (Katuanaan Timu), untuk memastikan ada tidaknya pesawat yang nyasar. Tapi, tidak juga ditemukan. “Jangan-jangan informasi adanya pesawat jatuh, sengaja dihembuskan agar warga meninggalkan rumah untuk mencari, dan member kesempatan bagi pencuri untuk menjarah rumah dalam keadaan kosong. Sebab, saya dan warga lain juga sudah sampai melihat ke tebing curam tapi tidak ada tanda-tanda,” tegasnya.

Arnold Poli, Sekretaris Kota Tomohon membantah informasi adanya pesawat jatuh di Tara-tara. “Tidak ada pesawat jatuh di Tara-tara apalagi mendarat darurat, sebab semua pesawat yang masuk Sulut, telah mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi, sesuai informasi yang saya terima dari instansi berwenang,” katanya.

Ia mengungkapkan informasi paling akurat memang berasal dari masyarakat, bukan dari atas, sebab yang melakukan pencarian langsung itu adalah masyarakat sendiri di lokasi kejadian. “Nah, dari hasil pencarian kan tidak ditemukan, berarti informasi itu tidak benar. Makanya kita harus berhati-hati jika mendengar informasi seperti itu lagi, agar tidak meresahkan. Dan kita juga harus berdoa, agar hal itu tidak terjadi,” tegas Poli.

Dandim 1302 Minahasa Letkol Infanteri Theo Kawatu juga berang dengan beredarnya informasi pesawat jatuh tersebut. Sebab, sangat meresahkan warga dan mengancam stabilitas keamanan di daerah ini. “Orang yang memberikan isu tentang jatuhnya pesawat di Tara-tara ternyata tidak benar, karena saya juga sudah menurunkan anggota untuk mengecek dan tidak ditemukan apa-apa. Jadi, saya berharap pelaku yang menyebarkan isu tersebut pertama kali harus dicari dan ditangkap agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, karena sudah sangat meresahkan,” tukasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s