Marquez Fantastis, Repsol Honda 1-2

AUSTIN, KOMPAS.comRookie MotoGP, Marc Marquez, tampil sangat fanstastis di GP Austin, Minggu (21/4/2013) siang waktu setempat atau Senin (22/4/2013) dini hari waktu Indonesia. Start dari posisi terdepan, juara dunia Moto2 ini berhasil meraih kemenangan, mengalahkan para jago yang juga favorit juara MotoGP 2013, Dani Pedrosa, yang merupakan rekan setimnya di Repsol Honda, dan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, yang finis di belakangnya.

Donasi 25 poin dari seri kedua ini membawa Marquez berada di posisi teratas klasemen sementara bersama dengan Lorenzo. Dua pebalap Spanyol ini sama-sama mengumpulkan total 50 poin, setelah pada seri pertama di Qatar dua pekan lalu, Lorenzo menjadi pemenang dan Marquez finis di posisi ketiga.

Sementara itu, Pedrosa untuk sementara berada di peringkat ketiga dengan total poin 33. Dia hanya unggul tiga angka atas Valentino Rossi, yang kali ini finis di peringkat keenam.

Jalannya lomba

Pedrosa memulai balapan dengan sangat bagus karena saat start dia langsung melejit ke posisi terdepan, sedangkan pemegang pole, Marquez, turun ke posisi ketiga akibat terlalu melebar di Tikungan 1 sehingga dia disalip Stefan Bradl. Tetapi, sebelum lap pertama selesai, Marquez sudah menempati peringkat kedua dan Lorenzo pun menyodok ke urutan ketiga.

Sementara itu, Rossi pun mampu memperbaiki posisinya. Start dari urutan kedelapan, “The Doctor” bisa naik ke urutan keenam, sebelum disalip Alvaro Bautista pada lap kedua. Cal Crutchlow dan Bradl bertarung ketat memperebutkan posisi keempat, sedangkan di depan, duo Repsol Honda mendapat ancaman dari Lorenzo.

Pada lap ketiga, Crutchlow membuat kesalahan di tikungan S karena terlalu melebar sehingga dia melorot satu strip ke peringkat keenam. Pebalap Inggris ini mendapat ancaman dari Rossi, sedangkan Bautista naik ke peringkat kelima. Tetapi, memasuki lap keempat, Crutchlow sudah kembali menyalip Bautista.

Sedangkan di barisan depan, Pedrosa dan Marquez bertarung ketat untuk memperebutkan kemenangan karena Lorenzo semakin jauh tertinggal, meskipun juara dunia 2010 dan 2012 ini pun tak mendapat tekanan dari Bradl di peringkat keempat. Duel seru juga terjadi untuk memperebutkan peringkat keenam antara Bautista, Rossi, dan Andrea Dovizioso.

Memasuki lap ketujuh, Pedrosa dan Marquez kian jauh dari para rivalnya. Selisih Pedrosa dengan Lorenzo 3,185 detik, sedangkan dengan Rossi di urutan keenam mencapai 8,098 detik. Ini memperlihatkan bahwa Circuit of the Americas memang menjadi trek yang paling cocok untuk Honda, yang sudah memperlihatkan potensi mereka sejak uji coba privat bulan lalu.

Usaha Crutchlow untuk memperbaiki posisinya mencapai hasil saat balapan memasuki lap kedelapan. Mantan pebalap Superbike ini mampu menyalip Bradl di lap kedelapan sehingga jagoan Yamaha Tech 3 ini menempati posisi keempat. Pada lap ke-10, Dovizioso pun naik ke peringkat ketujuh, menggeser Bautista.

Jarak antarpebalap kian renggang ketika balapan memasuki lap ke-11. Tetapi, di barisan depan, Marquez terus menempel Pedrosa dan memberikan ancaman kepada kompatriotnya asal Spanyol itu karena hanya terpaut 0,207 detik.

Pada lap ke-12, Marquez berhasil mengambil alih kendali balapan. Memasuki tikungan S, pebalap berusia 20 tahun ini mengalahkan seniornya tersebut, meskipun posisinya belum aman karena Pedrosa tetap membuntuti.

Hingga lap ke-15, Marquez berhasil mengatasi tekanan meskipun Pedrosa sempat nyaris menyalipnya di akhir lintasan lurus. Tampaknya bintang muda ini memiliki mental yang kuat untuk bertahan sehingga dia dengan tenang mengatasi situasi untuk bertahan di depan. Bahkan satu lap setelah itu, Marquez sudah membuat jarak dengan Pedrosa menjadi 0,464 detik dan kian menjauh.

Pada tujuh lap tersisa, Marquez tak terbendung lagi karena Pedrosa semakin tertinggal. Bahkan pada lap terakhir Lorenzo pun bisa mendekati Pedrosa, meskipun sang juara bertahan tak mampu memperbaiki posisinya karena finis di peringkat ketiga. Marquez unggul 1,534 atas Pedrosa saat menyentuh garis finis.

Ini menjadi hasil yang fantastis bagi Marquez, yang memang sudah mendominasi COTA sejak uji coba privat dan nyaris selalu memimpin selama akhir pekan ini. Satu-satunya kegagalan Marquez menjadi yang tercepat adalah saat latihan bebas ketiga karena dikalahkan Pedrosa.

*Marquez Pecahkan Rekor Tiga Dekade Milik Spencer

AUSTIN, KOMPAS.com — Marc Marquez menobatkan dirinya sebagai pebalap termuda yang pernah menjadi juara kelas premier. Rookie MotoGP itu mengukirnya ketika memenangi GP Austin, Minggu (21/4/2013) siang waktu setempat atau Senin (22/4/2013) dini hari waktu Indonesia.

Tak perlu waktu yang lama bagi pebalap Repsol Honda itu membuat rekor tersebut. Setelah memberikan warning pada seri pembuka di Qatar dua pekan lalu, Marquez membuktikannya pada seri kedua di Circuit of the Americas (COTA). Dia melibas para kandidat juara dunia, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo, yang hanya bisa membuntutinya saat menyentuh garis finis trek baru di kalender MotoGP 2013 ini.

Sempat bertarung ketat dengan Pedrosa, yang merupakan rekan setimnya di Repsol Honda, Marquez akhirnya mampu menjadi pemenang. Saat balapan tersisa delapan lap lagi (dari total 21 lap), juara dunia Moto2 ini menyalip seniornya tersebut dan tak tersentuh lagi hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,534 detik.

Marquez pun menorehkan tinta emas dalam sejarah MotoGP karena menjadi pebalap termuda yang naik podium utama kelas premier. Dia memecahkan rekor lama yang sudah bertahan selama tiga dekade, yang dipegang mantan pebalap kelas 500 cc dari Amerika Serikat, Freddie Spencer. Ya, di usianya yang ke-20 tahun 63 hari, Marquez memenangi balapan paling bergengsi ini.

Pada tahun 1982, Spencer yang juga memperkuat tim HRC menjuarai GP Belgia. Saat itu Spencer berusia 21 tahun. Tetapi, itu merupakan musim ketiganya di kelas 500 cc karena debutnya dilakukan pada tahun 1980 bersama tim Yamaha, sebelum pindah ke Honda pada tahun berikutnya.

Spencer merupakan juara dunia dua kali kelas 500 cc, yakni pada 1983 dan 1985. Akan tetapi, Spencer memiliki rekor khusus, yaitu pernah menjadi juara dunia kelas 500 cc dan 250 cc pada tahun yang sama, yaitu pada 1985, bersama tim HRC.

Sebelum memecahkan rekor podium ini, Marquez juga sudah membuat rekor ketika meraih pole position. Lagi-lagi rekor Spencer yang dikalahkannya. Selamat, Marquez!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s