AS Desak Semua Pihak Tahan Diri Setelah Israel Janji Buka Kembali Al Aqsa

WASHINGTON, KOMPAS.com — Amerika Serikat (AS), Kamis (30/10/2014) waktu setempat, mendesak semua pihak di Jerusalem untuk menahan diri di tengah ketegangan yang berlangsung di kota suci itu. AS mengatakan, pihaknya sedang bekerja sama dengan Israel, Palestina, dan Jordania untuk mencoba memulihkan ketenangan.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga mengutuk penembakan terhadap rabi garis keras Yehuda Glick yang punya dua kewarganegaraan, yaitu Israel dan AS.

Kerry meminta pembukaan kembali Masjid Al Aqsa di Jerusalem bagi para jemaah Muslim saat polisi mengatakan bahwa kompleks itu akan dibuka pada Jumat dini hari ini untuk shalat subuh. “Saya sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan di Jerusalem dan khususnya di sekitar Haram al-Sharif atau Temple Mount,” kata Kerry dalam sebuah pernyataan.

“Ini benar-benar penting bahwa semua pihak menahan diri, menahan diri dari tindakan dan retorika provokatif, dan melestarikan status quo Haram al-Sharif atau Temple Mount yang bersejarah, dalam kata-kata dan tindakan.”

Kerry mengatakan, dirinya melakukan komunikasi intensif dengan para pemimpin Israel, Jordania, dan Palestina guna meredakan situasi. “Saya mendesak para pemimpin dari ketiga pihak untuk melaksanakan kepemimpinan yang tegas dan bekerja sama untuk menurunkan ketegangan dan mencegah kekerasan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s